Hashim: Program Makan Bergizi Gratis Bikin Ekonomi Tumbuh di Atas 8%

February 17, 2025

 


Utusan Khusus Presiden bidang Iklim dan Energi , Hashim Djojohadikusumo mengungkapkan, program makan bergizi gratis (MBG) akan membuat pertumbuhan ekonomi Indonesia melampaui target yang dicanangkan Presiden Prabowo sebesar 8%.


Sebab, ia mengaku mendengar dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas bahwa penambahan anggaran MBG yang semula dari Rp 71 triliun menjadi Rp 171 triliun akan ikut mendorong dampak ekonominya terhadap pertumbuhan.


"Saya amat yakin kita akan melampaui 8%," kata Hashim dalam acara ESG Sustainability Forum 2025 di Menara Bank Mega, Jakarta, Jumat (31/1/2025).


Menurut Hashim, berdasarkan perhitungan Kementerian PPN/Bappenas, dari anggaran MBG yang semula senilai Rp 71 triliun pada 2025 akan menambah pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 0,83%.


Lalu, ketika ditambah dengan anggaran senilai Rp 100 triliun untuk 2025, maka pertumbuhan ekonomi Indonesia akan mendapatkan dorongan senilai 1,95%-2%.


"Pertumbuhan ekonomi kita akan bertambah 1,95% atau 2%, kenapa? karena uang ini akan disuntik dan akan kepada pelaku ekonomi di tingkat yang paling dasar yaitu di pedesaan," tegasnya.

Bandara VVIP IKN Siap Dukung Konektivitas dan Mobilitas Pemerintah

February 14, 2025


PT Hutama Karya (Persero) memastikan penyelesaian Bandara VVIP IKN berjalan sesuai rencana sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam mempercepat pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, sekaligus mendukung konektivitas dan mobilitas pemerintah.

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Adjib Al Hakim menuturkan bahwa Hutama Karya berkomitmen menyelesaikan proyek Bandara VVIP IKN, khususnya pada fasilitas darat, dengan Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara sebagai pemberi kerja.

"Kami berkomitmen untuk menyelesaikan proyek ini dengan standar terbaik sehingga dapat mendukung konektivitas serta aktivitas pemerintahan di IKN mendatang," ujar Adjib dalam keterangan di Jakarta, Jumat.

Saat ini, progres pekerjaan utama di sisi darat telah mencapai 100 persen, mencakup terminal VVIP dan VIP, menara Air Traffic Control (ATC), kantor administrasi, serta bangunan Bandara VVIP IKN siap dukung konektivitas dan mobilitas pemerintah peribadatan. Sementara itu, beberapa pekerjaan tambahan, termasuk sistem drainase, ditargetkan rampung pada Maret 2025.

Untuk memastikan efisiensi dan kualitas pembangunan, Hutama Karya mengadopsi teknologi Building Information Modeling (BIM) guna meningkatkan akurasi perhitungan pekerjaan serta pemantauan progres secara real-time.

Berkat penerapan teknologi itersebut, proyek Gedung Bandara VVIP IKN berhasil meraih Juara 1 pada Kategori Building di ajang 3rd ASEAN BIM Competition 2024 yang berlangsung di Kota Kinabalu, Malaysia.

Penyelesaian proyek itu menghadapi sejumlah tantangan, antara lain curah hujan yang tinggi. Curah hujan yang tinggi sempat menyebabkan genangan air di beberapa titik area proyek karena saluran drainase yang belum terkoneksi dengan fasilitas sisi udara.

"Ketika Bandara VVIP IKN ini telah beroperasi, diharapkan menjadi katalis utama dalam pertumbuhan ekonomi di sekitarnya, serta memperkuat portofolio perusahaan di bidang infrastruktur transportasi udara," kata Adjib.

Pemuda Tani NTB Resmi Dilantik, Ketum Ungkap Lima Strategi Wujudkan Swasembada Pangan

February 09, 2025

 

Pengurus Dewan Perwakilan Daerah Pemuda Tani Nusa Tenggara Barat (DPD NTB) resmi dilantik. Pelantikan tersebut digelar di Hotel Prime Park Kota Mataram.

Ketua Umum Pemuda Tami NTB Abdul Robby Syahril menyampaikan, bakal melakukan perubahan nyata di sektor pertanian, memberdayakan generasi muda sebagai penggerak utama kedaulatan pangan serta mengoptimalkan potensi lokal NTB melalui inovasi dan kolaborasi yang selaras dengan kebijakan nasional.


Robby menyampaikan, ada 5 strategi sebagai upaya keseriusan membangun ketahanan dan swasembada pangan di antaranya:


1. Mewujudkan Kemandirian Pangan


Membantu NTB menjadi lumbung pangan strategis yang mampu memenuh kebutuhan daerah dan berkontribusi pada kedaulatan pangan nasional.


2. Memberdayakan Pemuda Tani


Menciptakan generasi petani muda yang berdaya saing, memiliki keterampilan modern, dan mampu menggerakkan sektor pertanian ke arah yang lebih maju. Pemberdayaan pemuda tani ini adalah strategi untuk peningkatan sumber daya manusia yang unggul dapat bersaing dalam mewujudkan ketahanan pangan.


3. Mengubah Paradigma tentang Pertanian


Menjadikan sektor pertanian sebega profesi yang modem, menjanjikan dan memiliki daya tarik bagi generasi muda. Paradigma baru tentang pertanian sangat berdampak bagi masyarakat. Mulai dari peningkatan produktivitas pertania, peningkatan pendapatan petani, peningkatan kualitas produk dan akses ke pasar global.


4. Mendukung Kebijakan Nasional


Selaras dengan visi Presiden Prabowo untuk menciptakan ketahanan pangan nasional Pemuda Tani NTB akan menjadi mitra strategis dalam pelaksanaan kebijakan terkait.


5. Meningkatkan Kesejahteraan Petani


Melalui kebijakan berbasis teknologi dan inovasi, diharapkan produktivitas dan pendapatan petani dapat meningkat secara signifikan.


“Dengan solusi dan langkah yang strategis, kita dapat membantu petani dalam meningkatkan pendapatan, akses ke pasar, teknologi pertanian dan kualitas produk yang baik. Ujar ketua umum DPD pemuda tani NTB,” katanya.

Cek Kesehatan Gratis Mulai 10 Februari: Jenis Pemeriksaan dan Manfaat

February 09, 2025

 

Program pemeriksaan kesehatan gratis akan mulai dijalankan pada Senin, 10 Februari 2025, di puskesmas dan klinik-klinik yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Jenis pemeriksaan yang diberikan akan disesuaikan dengan kondisi tubuh dan usia.

Ketahui mengapa cek kesehatan perlu dilakukan dan apa saja jenis pemeriksaan kesehatan gratis di bawah ini.

 

Alasan pemeriksaan kesehatan itu penting dan manfaatnya

Di dunia yang serba cepat seperti saat ini, menjaga kesehatan sering kali terabaikan karena banyak orang memikul berbagai tanggung jawab. Namun, pepatah "mencegah lebih baik daripada mengobati" masih berlaku sampai sekarang. Selain dengan mengadopsi gaya hidup sehat, pemeriksaan kesehatan rutin juga penting untuk menjaga kesehatan.

 

Inilah alasan dan manfaat yang bisa kamu dapat lewat pemeriksaan kesehatan rutin:

Mengetahui kondisi tubuh dan kesehatan secara umum.

Jika ada masalah kesehatan jadi lebih cepat diketahui, sehingga lebih mudah ditangani dan cepat sembuh.

Jadi tahu apa yang harus dilakukan agar tetap sehat.

 

Jenis pemeriksaan gratis

Pemeriksaan kesehatan gratis ini tersedia untuk semua usia setiap tahun, tepat saat ulang tahun kamu hingga 30 hari setelahnya, menyesuaikan dengan kondisi tubuh dan usia kamu.

Jenis pemeriksaan kesehatan gratis yang akan diberikan antara lain:

Bayi baru lahir: Jenis pemeriksaan yang akan diberikan untuk bayi baru lahir meliputi deteksi dini hormon tiroid, G6PD (glucose-6-phosphate dehydrogenase deficiency atau defisiensi enzim G6PD), penyakit jantung bawaan, dan skrining untuk memantau pertumbuhan anak.

Balita dan anak usia prasekolah: Jenis pemeriksaannya meliputi skrining tuberkulosis, pemeriksaan pendengaran, penglihatan, dan kondisi gigi. Jika diperlukan, juga akan dilakukan pemeriksaan untuk mendeteksi talasemia (kelainan darah) dan diabetes melitus.

Remaja dan dewasa: Pemeriksaan yang akan diberikan meliputi tekanan darah, kadar kolesterol, gula darah, pemantauan risiko kardiovaskular (masalah terkait jantung dan pembuluh darah), fungsi paru untuk mendeteksi tuberkulosis dan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), serta deteksi dini kanker payudara, kanker serviks, kanker paru, dan kanker usus.

Lansia: Lansia akan mendapatkan pemeriksaan kesehatan berupa pemeriksaan fungsi indra (pendengaran, penglihatan), kesehatan jiwa, hati, geriatri (penilaian kesehatan lansia), deteksi gangguan kardiovaskular, paru, dan kanker.

Untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis, kamu bisa mendaftar lewat aplikasi SATUSEHAT Mobile. Kamu juga bisa mendapatkan notifikasi dan hasil pemeriksaan kesehatan di aplikasi. Pastikan kamu dan keluarga sudah mengunduh aplikasi ini dan memiliki akun SATUSEHAT Mobile.

Hampir 300 Dapur Sehat Telah dibangun untuk Dukung Program MBG

February 07, 2025


Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyebutkan pembangunan dapur sehat untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Indonesia sudah mencapai hampir 300 unit.

"Dapur sehat yang menyiapkan makanan bergizi buat masyarakat itu sampai dengan sekarang ada 200 lebih, mungkin sudah 300 dari Badan Gizi Nasional," kata Jenderal Maruli saat kunjungan kerja di Makorem Wira Satya Denpasar, Bali, Sabtu.

Mantan Pangkostrad itu menjelaskan Makan Bergizi Gratis utamanya merupakan tanggung jawab dan kewenangan dari Badan Gizi Nasional (BGN).

Maruli menegaskan posisi TNI AD dalam menyukseskan program Presiden Prabowo Subianto tersebut hanya membantu Badan Gizi Nasional, bukan pengambil kebijakan utama.

"Sebenarnya yang paling mempunyai kewenangan menjelaskan ini harusnya Badan Gizi Nasional. Anggota-anggota kita ikut membantu melakukan itu," katanya.

"Badan Gizi Nasional dari sejak awal sudah bekerja sama dengan kami, bagaimana mencari lokasi, mendata siswa dan ibu hamil, tenaga, dan kendaraan. Itu yang kami bantu terus," kata Maruli.

Dia mengatakan keberadaan dapur sehat di daerah-daerah akan membantu distribusi dan logistik makan bergizi. Namun demikian dia menekankan bahan yang digunakan dalam Program MBG tetap akan melibatkan warga sekitar untuk mendukung perekonomian masyarakat.

"Kalau ini berjalan otomatis akan berputar ekonomi di situ. Dapur akan memerlukan beras, sayur, daging, dan sebagainya. Kalau belajar dari penyampaian Bapak Presiden hitungannya itu bisa jadi Rp7 miliar untuk menyiapkan dapur sehat," kata Maruli Simanjuntak.

Tertibkan Penggunaan Elpiji Bersubsidi, Disdag NTB, Dinas ESDM, Hiswana Migas, dan Pertamina Gelar Monev

February 05, 2025

Dinas Perdagangan NTB bersama Dinas ESDM NTB, Pertamina Patra Niaga, dan Hiswana Migas melakukan monitoring dan evaluasi (monev) penggunaan gas elpiji 3 kg di sejumlah pelaku usaha di Kota Mataram, kemarin (5/2).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari sosialisasi, edukasi, dan pemantauan distribusi penggunaan elpiji 3 kg sesuai aturan yang dikeluarkan Kementerian ESDM.

Kepala Dinas Perdagangan NTB Baiq Nelly Yuniarti mengatakan, belakangan ini kebutuhan elpiji terus meningkat, termasuk ukuran 3 kg. “Monev ini bertujuan untuk menertibkan penggunaan elpiji tiga kilogram yang semakin meningkat,” katanya.

Baiq Nelly menegaskan, elpiji bersubsidi tersebut diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu dan usaha kecil. Namun kenyataannya, masih banyak pelaku usaha besar yang menggunakan elpiji subsidi.

“Bahkan gas elpiji bersubsidi juga ada yang digunakan untuk kebutuhan industri berskala besar. Akibatnya konsumsi elpiji melonjak dan masyarakat yang membutuhkan kesulitan mendapatkan gas bersubsidi,” tambahnya.

Untuk mencegah hal tersebut, pihaknya bersama dinas instansi terkait akan terus melakukan pemantauan dan sosialisasi mengenai penggunaan elpiji bersubsidi. “Jika ditemukan ada pihak yang melakukan penyimpangan langsung kita tegur. Dan jika terus melanggar akan diberikan sanksi,” katanya.

“Kami berharap, jangan lagi ada saudara kita yang pelaku usaha apalagi dengan omzet yang besar, menggunakan elpji 3 kg yang bukan haknya,” katanya.

Sesuai aturan Kementerian ESDM, elpiji 3 kg diperuntukkan bagi masyarakat dengan pendapatan Rp 1,5 juta per bulan. “ASN, TNI, Polri, dan pejabat lainnya tidak diperbolehkan menggunakan elpiji 3 kg. Termasuk pelaku usaha skala menengah dan besar. Jika tetap membandel, maka akan ditindak tegas,” katanya.

Baiq Nelly menilai, kebijakan Kementerian ESDM tersebut bertujuan untuk memperketat penjualan elpiji 3 kg. Tujuan utamanya agar elpiji bersubsidi diterima oleh masyarakat yang berhak.

Sekretaris Dinas ESDM NTB Niken Arumdati mengatakan, monev tersebut dilakukan untuk memastikan elpiji subsidi 3 kg digunakan oleh pihak yang tepat. “Karena sesuai dengan regulasi yang berlaku, usaha-usaha seperti laundry, tani tembakau, pengelasan, restoran/kafe dengan omzet di atas Rp 200 juta tidak boleh menggunakan elpiji 3 kg, karena bisa mengurangi jatah pihak yang lebih berhak,” katanya.

Ditambahkan, pihaknya bersama instansi terkait sudah melakukan imbauan. “Kali ini penindakannya lebih tegas. Di mana tabung elpiji 3 kg langsung ditarik dan diganti dengan tabung pink 5,5 kg. Untuk memastikan keberlanjutannya, evaluasi berkala akan kembali dilakukan beberapa waktu ke depan,” katanya.

Sales Area Manager NTB Pertamina Patra Niaga Agunga Kaharesa Wijaya mengatakan, pihaknya turun mendampingi Disdag dan Dinas ESDM NTB melakukan monev di beberapa usaha yang menggunakan elpiji 3 kg.

“Kita juga lakukan sosialisasi, edukasi, dan melakukan aksi pergantian tabung 3 kg ke tabung non subsidi. Kegiatan ini sebagai upaya menindaklanjuti surat edaran Ditjen Migas tahun 2022 terkait dengan siapa saja pengguna elpiji 3 kg dan siapa juga yang dilarang,” katanya.

Pertamina telah melakukan pendataan pengguna elpiji 3 kg di pangkalan. Pendataan dilakukan pada pembelian elpiji menggunakan KTP. Pembelian elpiji, baik untuk rumah tangga, usaha mikro telah didata dan dimonitoring di pangkalan.

“Monev ini kami akan rutinkan untuk dilakukan karena upaya agar masyarakat pengguna elpiji 3 kg tepat sasaran. Dan sampai saat ini pasokan kita lancar dan aman, tidak ada antrean normal,” katanya. 

Wamentan Tekankan Penyerapan Maksimal Beras Petani Demi Swasembada

January 27, 2025


Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menekankan pentingnya dilakukan penyerapan beras petani secara maksimal guna mewujudkan swasembada pangan yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto di tahun 2027.

"Kami menargetkan Bulog mampu menyerap gabah setara dengan 3 juta ton beras untuk percepatan tercapainya swasembada pangan," kata Wamentan dalam keterangan di Jakarta, Senin.

Wamentan menginstruksikan Perum Bulog untuk aktif melakukan penyerapan gabah sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Rp6.500 per kilogram (kg) di tengah mulainya musim panen di beberapa daerah.

Wamentan Sudaryono atau yang akrab disapa Mas Dar ini menyatakan dengan alokasi anggaran Rp3 triliun, kebijakan HPP yang telah ditetapkan oleh Presiden Prabowo Subianto diharapkan memberikan nilai tambah bagi kesejahteraan petani lokal.

“Dengan anggaran ini, kita tidak hanya menjamin pendapatan petani, tetapi juga mengamankan anggaran pertanian senilai Rp149 triliun untuk subsidi pupuk, benih, irigasi, alat mesin pertanian, dan lain sebagainya,” jelas Wamentan.

Wamentan Sudaryono mengatakan, Kementerian Pertanian telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan produksi pangan, dengan menambah luas lahan tanam melalui Program Penambahan Areal Tanam (PAT).

Pada 2024, lanjutnya, Kementan telah mengolah 1,7 juta hektare lahan yang memungkinkan panen dua kali dalam setahun. Kemudian di 2025 ini, targetnya adalah menambah 2,5 juta hektare lahan tanam baru, dengan 500 ribu hektare di antaranya dikelola oleh TNI.

“Kita harus bekerja secara gotong royong karena produksi terus meningkat. Penting bagi kita untuk segera mengakselerasi langkah-langkah yang mendukung target ini,” katanya.

Wamentan mengungkapkan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Indonesia diproyeksikan akan mengalami surplus gabah sebesar 7 juta ton pada Mei 2025 atau setara dengan 4 juta ton beras.

"Surplus ini diharapkan dapat mendorong petani untuk terus meningkatkan produksi pangan dalam rangka pencapaian swasembada pangan," ucapnya.

Selain beras, tambahnya, pemerintah juga memberi perhatian khusus pada jagung, dengan Polri yang ditugaskan untuk mendukung penanaman jagung untuk memenuhi kebutuhan nasional dan ekspor.

“Dengan gotong royong, kita bisa mewujudkan swasembada pangan yang lebih kuat. Dukungan penuh dari Presiden memastikan masyarakat dapat merasakan manfaat dari kebijakan ini,” terang Sudaryono.

Wamentan menambahkan, bahwa pengawasan terhadap distribusi dan penyerapan gabah harus ditingkatkan untuk mencegah potensi penyelewengan yang dapat merugikan petani dan masyarakat.

"Kerja kita saat ini ibarat gas pol rem blong, tetapi pengawasan harus ditingkatkan untuk mencegah penyelewengan yang merugikan petani dan masyarakat,” tegasnya.

Wamentan berharap upaya ini akan meningkatkan ketahanan pangan Indonesia, mengurangi ketergantungan pada impor, serta memperbaiki kesejahteraan petani.

 
Copyright © infontbnow. Designed by OddThemes